Posted by: homelivingdesign | March 17, 2011

5 Langkah men-desain interior apartemen sendiri

Hi HDLers,

Melihat mulai maraknya pembangunan Apartemen bersubsidi maupun non subsidi, membuat beberapa teman saya tertarik untuk membeli/menyewa unit apartemen sebagai salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan akan tempat tinggal atau kebutuhan untuk berinvestasi.

Namun ternyata ada beberapa hal yang dikeluhkan oleh teman-teman saya tersebut.

Setelah selesai urusan dengan perjanjian akad pembelian atau akad penyewaan unit apartemen yang cukup merepotkan dan menguras biaya, ternyata ada 1 hal yang harus dipersiapkan agar unit apartemen menjadi layak huni atau layak sewa, yaitu mendesain interior dan mengisi unit sesuai desain interior yang diharapkan.

Idealnya siiih…sebaiknya kita memakai jasa konsultan desainer interior, tapi terkadang budget yang terbatas tidak memungkinkan kita untuk memakai jasa konsultan interior tersebut. Jika hal tersebut terjadi, ada baiknya kita sendiri mendesain interior unit apartement.

Untuk dapat mendesain interior unit apartemen ada beberapa langkah yang dapat kita pakai sebagai panduan pengerjaan mendesain interior ini, yaitu :

1. Tentukan pembagian & kebutuhan ruang

Tentukan ruangan apa saja yang  akan ada di unit tersebut, biasanya ditentukan oleh fungsi & kebutuhan dari penghuni-nya, contohnya untuk unit yang berfungsi sebagai tempat tinggal dengan tipe studiokebutuhannya adalah : ruang tidur, ruang TV dan pantry. Sementara untuk tipe 1 kamar tidur kebutuhannya : Kamar tidur, Ruang TV dan Pantry.

Pembagian & kebutuhan akan ruang ini benar-benar berdasarkan kebutuhan pribadi & keluarga kita.

Dan dari hasil pembagian & penentuan kebutuhan ruang  ini akan menghasilkan sebuah LAY OUT .

Contoh Lay Out Apartemen

LAY OUT adalah denah yang berisi tata letak/posisi furniture sesuai dengan kondisi interior unit apartemen. dan setelah kita dapat menentukan LAYOUT, maka kita masuk ke tahap berikutnya..

2. Tentukan Style/Gaya untuk interior unit apartemen

Dalam menetukan style/gaya dari interior sebuah apartemen, harus mengacu pada fungsi dari ruang tersebut, apakah untuk dipakai sendiri, disewakan, sebagai tempat tinggal atau sebagai kantor.

Setelah itu belilah beberapa majalah dan buku interior yang kita suka sebagai panduan kita dalam memilih style/gaya yang kita suka. Setelah kita mengetahui arah style/gaya interior yang kita suka, kita bisa mulai mencari/browsing di internet untuk memperbanyak image-image ruangan & furniture yang sesuai dengan selera kita.

Dan untuk memudahkan kita bisa menyusunnya di IMAGE, COLOR &MATERIAL BOARD.

Contoh presentation board

Contoh material board

IMAGE, COLOR & MATERIAL BOARD adalah tempat dimana kita menyusun data desain interior yang kita harapkan ada di unit apartemen kita. didalam board tersebut terdapat Layout, Image-image furniture, warna kain, warna finishing, warna dinding dan material yang akan kita pakai pada unit tersebut.

Board ini bisa kita kerjakan dikomputer dengan program powerpoint, photoshop atau program presentasi lainnyadengan sebelumnya men-scan/mem-foto data-data yang belum berbentuk soft copy. Atau bisa juga dikerjakan di karton/papan dengan sebelumnya menyiapkan bahan-bahannya menjadi berbentuk format hard copy.

Setelah board ini siap, maka kita bisa melanjutkan ke tahap berikutnya..

3. Hunting Furniture & acessories beserta pengerjaannya

Dalam desain interior terdapat 4 bagian pekerjaan yaitu

  • Sipil interior (pengecatan,penambahan&pengurangan dinding,perbaikan &pemasangan ceiling,dll) biasanya dikerjakan oleh tukang bangunan.
  • Built in Furniture (furniture yang menempel pada dinding, lantai atau ceiling) biasanya dikerjakan oleh tukang kayu, tukang kaca atau tukang besi tergantung material yang digunakan.
  • Loose furniture (furniture yang dapat dipindah dan di geser) biasanya bisadibeli di showroom-showroom furniture atau bisa juga jika ingin membuatnya di tukang kayu. tapi saya sarankan untuk membeli di showroom furniture saja karena selain cepat & mudah didapat, kita bisa merasakan terlebih dahulu kenyamanan dari furniture tersebut.
  • Mechanical & Electrical (Perpindahan & penambahan titik lampu, saklar, stop kontak. Pemasangan pipa & kran air, pemasangan grease trap,dll) biasanya dikerjakan oleh tikang ME yang sudah menjadi rekanan dari gedung Apartemen.

Setelah Pembagian lingkup pekerjaan tersebut diatas maka kita sudah masuk ke tahap PELAKSANAAN desain interior di lapangan. sebaiknya dalam tahap pelaksanaa, semua tukang yang terlibat diberikan gambar kerja sesuai desain yang kita harapkan, untuk menghindari kesalahan dan kesalahpahaman terhadap desain. Gambar kerja ini bisa dimintakan ke tukang yang bersangkutan dengan lingkup pekerjaan tersebut sebelum mereka memulai pekerjaan dan ada baiknya dibuat perjanjian bahwa pekerjaan harus berdasarkan gambar kerja yang sudah diketahui oleh pemilik.

pada tahap PELAKSANAAN, ada baiknya sebelum pelaksanaan kita mencari info terlebih dahulu mengenai tata cara pekerjaan dan prosedur perijinan masuk barang di apartemen tersebut, hal ini bisa di cari tau di bagian pengelola gedung apartemen tersebut.

Pengukuran Lapangan sebelum pelaksanaan

Pekerjaan sipil interior sebaiknya dikerjakan terlebih dahulu :)

Contoh pelaksanaan pekerjaan di workshop

Contoh Loose furniture yang dapat dibeli di showroom furniture

4. Lakukan Pengawasan secara berkala

Lakukan pengecekan secara berkala baik dilapangan, di bengkel tukang kayu dan pengecekan di bagian pengiriman dari showroom furniture. hal tersebut untuk menghindari keterlambatan pekerjaan dan kesalahpahaman dalam pengiriman furniture.

Sebaiknya tahapan pekerjaannya adalah sebagai berikut, pekerjaan M&E dan sipil interior dikerjakan hampir bersamaan, dahulukan pekerjaan bongkaran dan pemasangan, setelah itu pekerjaan perapihan & pengecatan.  Setelah Pekerjaan sipil & ME berjalan hampir selsai, pekerjaan berikutnya yang dapat masuk adalah pekerjaan built in furniture, di lanjutkan pekerjaan loose furniture dan terakhir pemasangan Acessories.

contoh penataan acessories di area Pantry Apartemen tipe studio

5.Check List Pekerjaan

Setelah semua pekerjaan selesai berjalan, maka sebaiknya kita melakukan check list, yaitu mendata bagian-bagian yang masih ada kekurangan baik dalam bentuk, warna dan fungsi.

Minta untuk segera diperbaiki oleh tukang yang terkait hingga sesuai dengan perjanjian awal yang disepakati.

Jika semua kekurangan sudah diperbaiki maka kita sudah bisa melakukan serah terima dan melakukan pelunasan pembayaran terhadap tukang-tukang yang bersangkutan.

Demikianlah 5 langkah untuk mendesain interior apartemen sendiri, sangat mudah namun memang memerlukan waktu khusus dalam menjalankan semua tahapannya tersebut.

Jika ada pertanyaan dapat menghubungi saya di : hldesign.id@gmail.com 

Cheers ^_^


Responses

  1. Thanks ya,

    Artikelnya sangat membantu sekali.

    Kebetulan saya lg merencanakan pengerjaan Interior budgeted utk apt baru saya.

    Tolong infonya kalau ada info2 yang bisa membantu seperti jika ada kenalan tukang bangunan dsbnya.

    Terima kasih. :)

    cheers

    henry


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: